Tjokroisme Adalah Koentji

Diantara berbagai ‘faham’ yang ada di sepanjang sejarah peradaban, isme-isme selalu hadir membuktikan jati dirinya merekonstruksi peradaban. Entah kapitalisme, sosialisme, feodalisme, dan lain sebagainya. Bahkan di ranah pemikiran tokoh juga menghadirkan eksistensi ‘isme-nya’, seperti Marxisme, Leninisme, Maoisme, Konfusianisme, dan lain sebagainya. Namun, diantara berbagai isme-isme tersebut, tidaklah relevan sepenuhnya untuk eksis dan tumbuh di Indonesia. Karena Indonesia haruslah berwajah Nusantara, dengan nilai-nilai ke-Nusantaraan. Terlebih salah satu tokoh yang dimiliki Nusantara, HOS Tjokroaminoto hadir memberikan angin segar terhadap tumbuh dan kembangnya sejarah Indonesia.

Tjokroisme adalah keyakinan dan pemikiran tentang nilai-nilai Islam sebagai basis perjuangan melawan kedzaliman untuk mencapai kemerdekaan sejati berkeadilan bagi seluruh umat manusia melalui gerakan kebudayaan, syuro, dan kesejahteraan Nusantara.

Tjokroisme sebagai koentji, sebagai air suci untuk menyucikan ‘najis-najis sekuler’ yang tengah menggerogoti Indonesia. Integrasi nilai-nilai ke-Nusantara-an dan Islam menjadi perpaduan yang epik dan seharusnya kita amini dalam setiap falsafah berkehidupan.

Tinggalkan komentar