Mataram – Aktivis Peneleh Regional Lombok Raya akan mengadakan diskusi mendalam mengenai sosok Guru Bangsa, H.O.S. Tjokroaminoto, dalam sebuah acara bertajuk “Bicara Sejarah dan Konsolidasi Penata serta Pengader Aktivis Peneleh Regional Lombok Raya, NTB”. Acara ini akan berlangsung di Teater Terbuka Taman Budaya, Mataram, dan menghadirkan Jang Oetama Ahmad Tsiqqif ‘Asyiqullah sebagai narasumber utama, ia juga merupakan Sekretaris Jenderal PP APJO sekaligus seorang pemerhati sejarah H.O.S. Tjokroaminoto.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta akan mendiskusikan pemikiran-pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto yang sangat berpengaruh terhadap kebangkitan bangsa Indonesia. Salah satu kutipan beliau yang menjadi sorotan adalah:
“Sebuah bangsa hanya bisa dibentuk dari kemanusiaan. Kemanusiaan yang nantinya mempersatukan kita.”
Pernyataan ini mencerminkan keyakinan Tjokroaminoto bahwa persatuan dan kebangkitan sebuah bangsa harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan yang kuat. Pemikiran beliau menjadi landasan bagi gerakan kebangsaan yang berkembang di Indonesia, termasuk dalam perjuangan kemerdekaan.
Selain membahas pemikiran Tjokroaminoto, acara ini juga bertujuan untuk mengonsolidasikan struktur kepengurusan dan kaderisasi Aktivis Peneleh di wilayah Lombok Raya. Konsolidasi ini dianggap penting untuk memperkuat jaringan aktivis yang memiliki komitmen terhadap perjuangan intelektual dan sosial berbasis nilai-nilai kebangsaan serta keislaman.
Jang Oetama Lalu Alwi, Koordinator Aktivis Peneleh Lombok dalam keterangannya menyampaikan pentingnya memahami sejarah sebagai refleksi bagi gerakan masa kini. “H.O.S. Tjokroaminoto bukan hanya seorang pemikir, tetapi juga seorang guru yang berhasil mencetak banyak tokoh besar bangsa. Kita perlu meneladani semangat perjuangannya dalam membangun kesadaran dan karakter bangsa,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh kader Aktivis Peneleh Regional Lombok Raya untuk mendalami lebih lanjut warisan pemikiran Tjokroaminoto. Terutana pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto dalam konteks sosial, politik, dan pendidikan saat ini.
Dengan diadakannya kegiatan ini, Aktivis Peneleh Regional Lombok Raya berharap dapat terus melanjutkan perjuangan intelektual yang berlandaskan nilai-nilai sejarah dan kebangsaan, serta membangun generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya persatuan dan kemanusiaan dalam membangun Indonesia yang lebih baik.


Tinggalkan komentar