Suara Perlawanan dari Panggung Mahasiswa Aktivis Peneleh Regional Jombang

Pada hari Sabtu, tanggal 27 Desember 2025, telah dilaksanakan kegiatan Dialog Publik Panggung Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Aktivis Peneleh Regional Jombang. Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Oratorik ke Algoritmik: Masihkah Nalar Kritis Punya Tempat?” dan bertempat di Platarium Coffee, Jombang. Acara dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan Dialog Publik Panggung Mahasiswa ini dihadiri oleh mahasiswa lintas organisasi, aktivis, serta masyarakat umum. Acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan partisipatif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Aktivis Peneleh Regional Jombang, Hendri Sanjaya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dialog publik ini diselenggarakan sebagai upaya menghadirkan kembali ruang diskusi yang sehat dan terbuka di tengah perkembangan media serta ruang publik yang semakin cepat dan serba digital. Mahasiswa diharapkan tetap menjaga tradisi berpikir kritis, berdialog secara rasional, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat instan dan tidak utuh.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi bersama para narasumber. Dalam penyampaiannya, para narasumber menyoroti tantangan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan dalam menghadapi dinamika ruang publik di era algoritmik. Secara umum, ditekankan pentingnya memperkuat literasi, menjaga etika berdiskusi, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan penyampaian gagasan yang bertanggung jawab.

Diskusi berlangsung secara dinamis dengan sesi tanya jawab dan pertukaran pandangan antara narasumber dan peserta. Peserta diajak untuk memahami bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari proses pembelajaran kolektif, serta menjadi sarana pendewasaan intelektual dan sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran mahasiswa akan peran intelektual dan sosialnya semakin menguat, serta mampu mendorong terciptanya ruang komunikasi yang lebih sehat, kritis, dan konstruktif di tengah masyarakat.

Demikian acara ini digelar sebagai bukti bahwa kegiatan Dialog Publik Panggung Mahasiswa telah terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan dan rencana yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Tinggalkan komentar